Selasa, 27 September 2022

Breaking News

  • Ringkus Komplotan Pengoplos LPG Subsidi, Kabid Humas Polda Riau : Perbuatan Mereka Sangat Merugikan Masyarakat Luas   ●   
  • Kepala Desa Kecewa, Syahrul Aidi Maazat Tidak Dimasukkan Dalam Wanhat DPC Apdesi Kampar   ●   
  • Polda Riau Gerak Cepat Lakukan Penegakan Hukum Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Dilakukan Oknum Polwan   ●   
  • HUT Lantas ke-67, Kapolri Resmikan Program Prioritas ETLE Nasional di 34 Polda   ●   
  • Sejarah Baru Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi   ●   
Inter Terseok, Marotta: Penderitaan Pasti Ada
Selasa 22 Februari 2022, 08:40 WIB

JAKARTA- Inter Milan sedang meraih hasil buruk dalam tiga pertandingan terakhirnya. Direktur Inter, Beppe Marotta, menilai waktunya penderitaan telah tiba.

Inter disikat Sassuolo 0-2 di Giuseppe Meazza dalam lanjutan Liga Italia akhir pekan lalu. Nerazzurri sebelumnya juga kalah 0-2 di kandang sendiri saat menjamu Liverpool pada leg pertama 16 besar Liga Champions.

Dua hasil buruk itu dimulai saat Inter bermain imbang 1-1 dengan Napoli pada ajang Liga Italia. Anak asuh Simone Inzaghi itu malah tertinggal lebih dulu.

"Ada saat-saat dalam hidup dan olahraga ketika Anda perlu menyadari penderitaan. Ini adalah momen bagi kami sekarang. Kami harus memiliki kekuatan dan tekad untuk melanjutkan apa yang telah kami lakukan, bekerja lebih keras lagi," kata Marotta kepada Sky Sport.

Inter sedang duduk di posisi kedua dengan 54 poin dari 25 laga. AC Milan ada di puncak setelah mengoleksi 56 poin dari 26 pertandingan.

"Kami membutuhkan kepercayaan sebagai hasil dari apa yang telah kami lakukan musim ini. Posisi kami di klasemen penting dan saya ingat kami memiliki satu pertandingan di tangan. Kami memenangkan Supercoppa dan kami telah memainkan sepakbola yang spektakuler," sambungnya.

"Kami tidak ingin alasan, tapi kami tahu kami akan menghadapi banyak lawan yang kuat. Kami memainkan sembilan pertandingan melawan tim papan atas sejak awal tahun dan kami tahu bahwa Januari dan Februari akan menjadi bulan yang paling sulit."

"Saya ulangi bahwa ini bukan alasan. Kami harus sadar bahwa kami harus menghadapi sisa musim sebagai protagonis. Kami harus bekerja keras dengan kepercayaan diri, mengetahui bahwa musim ini adalah balapan yang akan ditentukan pada kilometer terakhir."(dtc)




Editor :
Kategori : Olahraga
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by merdeka24.com
Scroll to top