Rabu, 25 Mei 2022

Breaking News

  • Terima Audiensi KPU, Kapolri Komitmen Amankan Seluruh Tahapan Pemilu 2024   ●   
  • Ekspor CPO Kembali Dibuka Pemerintah, Kapolda Riau Warning Mafia   ●   
  • Polda Riau Terima Hibah Tanah 20 Ha Dari Pemkab Kampar, Irjen Iqbal : Terimakasih Saya Kepada Pemkab dan Masyarakat Kampar.   ●   
  • Polda Riau Ringkus 2 Pelaku Pengirim Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia, 1 DPO   ●   
  • Ketua PKS Kampar Ajak Semua Elemen Sokong Pj Bupati Kampar Yang Ditunjuk   ●   
Mirisnya Riau, Penghasil Minyak Tapi Masyarakat Sulit Dapat Solar
Minggu 20 Maret 2022, 14:56 WIB

PEKANBARU - Hampir satu bulan terakhir masyarakat kesulitan mendapatkan BBM jenis Bio Solar akibat terjadinya kelangkaan di kabupaten kota di Riau. Hal ini akibat berkurangnya kuota Bio Solar untuk Riau.

Legislator DPRD Riau, Mardianto Manan angkat bicara terkait minimnya ketersediaan Solar di SPBU di Riau, sehingga antrean panjang kendaraan tidak bisa dielakkan di sejumlah SPBU.

Menurutnya, Riau merupakan daerah penghasil minyak dengan sebutan 'Negeri di Atas Minyak serta di Bawah Minyak', namun masih kekurangan minyak merupakan hal yang miris.

"Jika di biarkan kondisi itu, maka akan menambah berat beban masyarakat dengan akan naiknya harga kebutuhan pokok sehari-hari, sebab truk pengangkut sembako menggunakan Solar, sementara Solar sulit didapat, apalagi  akan memasuki bulan Ramadan, maka akan menambah susah masyarakat," kata Mardianto, Sabtu (20/3/2022).

Selain itu juga, menurutnya, berbagai spekulasi akan bermunculan yang menambah resah masyarakat. Maka dari itu, pemerintah harus segera meredamnya dengan langkah kongkrit dan cepat.

"Gubri dan instansi terkait harus secepatnya mencarikan solusinya karena akan semakin riskan bila dibiarkan berlarut-larut," pintanya.

Dicontohkan Mardianto, akibat kelangkaan BBM jenis Solar,  bahkan ada bus dan truk yang tidak melanjutkan perjalanannya karena khawatir tidak bisa mendapatkan Solar di perjalanan, sehingga harus berhenti di tengah perjalanan dan tidak sampai ke tujuan.

"Saya mendapatkan laporan laporan seperti ini. Maka harus ada solusi serius," tukasnya.(clc)




Editor :
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by merdeka24.com
Scroll to top