Sabtu, 4 Februari 2023

Breaking News

  • Pj. Wako Muflihun Resmikan Layanan Doctor on Call, Beri Nama Program Kurma Manis   ●   
  • Dua Personel Satpam Berprestasi PT Jaya Wira Manggala Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kapolda Riau   ●   
  • Pisah Sambut Ketua DWP Bapenda Pekanbaru, Alex Kurniawan Ajak DWP Ambil Peran Strategis Optimalkan   ●   
  • Kinerja PJ Walikota Muflihun Dipuji Banyak Pihak, Tokoh Pemuda: Harus Dilanjutkan   ●   
  • Kepala Bapenda Pekanbaru Alex Kurniawan Hadiri Undangan “Coffe Morning” bersama PHRI   ●   
Disdalduk KB Pekanbaru Ingin Cegah Stunting Sebelum Pernikahan
Rabu 16 Maret 2022, 10:21 WIB

PEKANBARU - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) membentuk program pembinaan dalam rangka mencegah stunting sejak sebelum pernikahan. Sehingga resiko bayi stunting dapat dicegah sejak dini.

Kepala Disdalduk KB Kota Pekanbaru Muhammad Amin mengatakan, calon pengantin harus dipersiapkan menghadapi kehamilan sejak 3 bulan sebelum menikah. Seperti kesiapan gizi, mental atau psikis dan fisiknya. Sehingga calon ibu dapat melahirkan bayi yang sehat dan keluarga dapat menunjang lahirnya bayi yang sehat.

"3 bulan sebelum menikah, gizinya, fisiknya, psikisnya calon pengantin (Cating) harus dipersiapkan," ujar Amin, Selasa (15/3).

Amin menjelaskan, saat ini ada sekitar 100.048 keluarga yang beresiko stunting di Kota Pekanbaru. Tim pendamping keluarga (TPK) merupakan program yang dibentuk untuk pendampingan keluarga beresiko tersebut.

Pendamping dimulai dari pendaming Cating, pendamping kehamilan, pendamping bayi dari 0 tahun hingga seterusnya.

"Pendampingan itu bukan hanya oleh dinas saja, tetapi dibantu oleh 918 orang yang menjadi tim pendamping keluarga (TPK). Jumlah itu terbagi dalam 327 tim," ungkapnya.(*)




Editor :
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by merdeka24.com
Scroll to top