Selasa, 27 September 2022

Breaking News

  • Ringkus Komplotan Pengoplos LPG Subsidi, Kabid Humas Polda Riau : Perbuatan Mereka Sangat Merugikan Masyarakat Luas   ●   
  • Kepala Desa Kecewa, Syahrul Aidi Maazat Tidak Dimasukkan Dalam Wanhat DPC Apdesi Kampar   ●   
  • Polda Riau Gerak Cepat Lakukan Penegakan Hukum Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Dilakukan Oknum Polwan   ●   
  • HUT Lantas ke-67, Kapolri Resmikan Program Prioritas ETLE Nasional di 34 Polda   ●   
  • Sejarah Baru Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi   ●   
Arab Saudi Eksekusi Mati 81 Terpidana Teroris dalam Sehari
Minggu 13 Maret 2022, 08:08 WIB

Riyadh - Otoritas Arab Saudi eksekusi mati 81 terpidana dalam sehari. Mereka yang dieksekusi mati adalah terpidana teroris.

Dilansir dari Reuters, seluruh terpidana yang dihukum mati berjenis kelamin laki-laki. Selain asli Arab Saudi, ada pula yang berasal dari Yaman dan Suriah.

Jumlah ini lebih tinggi ketimbang total eksekusi mati yang dilakukan otoritas Arab Saudi pada 2021 (67 eksekusi) dan 2020 (27 eksekusi).

Kementerian Hukum Arab Saudi menyebut terpidana yang dieksekusi merupakan bagian dari kelompok-kelompok militan.

"Orang-orang ini, dengan total 81 orang, dihukum karena berbagai kejahatan termasuk membunuh pria, wanita dan anak-anak yang tidak bersalah," bunyi pernyataan otoritas Arab Saudi dilansir Reuters, Minggu (13/3/2022).

"Kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang ini juga termasuk berjanji setia kepada organisasi teroris asing, seperti ISIS, al-Qaeda dan Houthi," tambahnya.

Meski begitu otoritas Arab Saudi tidak menjelaskan bagaimana eksekusi dilakukan. Kelompok hak asasi manusia mengkritik Arab Saudi yang masih menggunakan hukuman mati, termasuk kepada terpidana yang masih di bawah umur.

"Ada terpidana mati warga Saudi, dan yang lainnya ditangkap sebagai anak-anak atau didakwa dengan kejahatan tanpa kekerasan," ujar wakil direktur badan amal anti hukuman mati Reprieve, Soraya Bauwens dalam sebuah pernyataan.

"Kami prihatin dengan setiap orang yang mengikuti tindakan impunitas brutal ini," tambahnya.(dtc)




Editor :
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by merdeka24.com
Scroll to top