Selasa, 5 Juli 2022

Breaking News

  • Antusias Warga Pekanbaru Ikuti Road Safety Campaign 2022 Ditlantas Polda Riau di Car Free Day   ●   
  • 443 Pemuda Pemudi Riau Lulus Masuk Bintara Polri, 11 Catar Akpol Masih Harus Berkompetisi di Semarang.   ●   
  • Pagelaran Wayang Kulit, Kapolri: Pelestarian Budaya Hingga Dekat dengan Masyarakat   ●   
  • Sempena Hari Bhayangkara Ke 76, Kapolda Riau Pimpin Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Pekanbaru.   ●   
  • Silaturahmi dengan Wartawan Mitra FPK Riau, Fachri Yasin: Peran Media sangat Penting Sebarkan Informasi   ●   
Rumah Sakit di Pekanbaru Penuh, OTG Diminta Isolasi Mandiri
Rabu 09 Maret 2022, 15:57 WIB

PEKANBARU - Meski saat ini kasus Covid-19 mulai menurun, namun bed ocupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur rumah sakit di Kota Pekanbaru masih tinggi. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih.

Zaini bahkan mengatakan, BOR yang terpakai di rumah sakit saat ini mencapai 42 persen dari total kapasitas.

Artinya, jumlah pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit tinggi. Sementara total BOR hanya 1.004 tempat tidur.

Makanya, Zaini meminta pasien positif yang memiliki gejala ringan atau tanpa gejala (OTG) agar isolasi mandiri atau terpusat.

"Mereka bisa isolasi terpusat di fasilitas yang disediakan pemerintah, atupun isolasi mandiri di rumah," ujar Zaini, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, ini antisipasi agar BOR tidak tinggi. Sehingga rumah sakit bisa intensif merawat pasien positif yang memiliki gejala berat. Dinas kesehatan juga telah menyurati seluruh rumah sakit terkait antisipasi penuhnya BOR.

Zaini menyebut, pasien positif yang menjalani perawatan di rumah sakit yang ada di Pekanbaru tidak hanya masyarakat Kota Pekanbaru saja, melainkan dari kabupaten lain.

"Rumah sakit yang ada di Pekanbaru tidak hanya melayani masyarakat pekanbaru. Namun, sebagian melayani masyarakat kabupaten kota lain. Maka ini (BOR) terlihat penuh, padahal ada juga pasien dari daerah lain di luar Pekanbaru," terangnya.

Zaini menyebut, kasus Covid-19 di Kota Pekanbaru masih fluktuatif. Ada penurunan dibandingkan pekan lalu. Saat ini tambahan kasus harian hanya sekitar 100 kasus.

Meski begitu, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularan virus. Ia mendorong masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan jalani vaksinasi.

"BOR di rumah sakit meningkat. Menunjukan bahwa ini warning (peringatan) bagi kita, agar antisipasi. Mengapa ini sampai tinggi," pungkasnya.(hrc)




Editor :
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by merdeka24.com
Scroll to top